Daftar Kandidat Suksesor Zinedine Zidane di Real Madrid

  • Whatsapp
Daftar Kandidat Suksesor Zinedine Zidane di Real Madrid

Liga Spanyol, Hokigol – Daftar Kandidat Suksesor Zinedine Zidane di Real Madrid. Kelanjutan karir kepelatihan Zinedine Zidane di Real Madrid masih terus dirumorkan. Ada beberapa manajer yang dapat menggantikannya di tim Spanyol itu.

Daftar Kandidat Suksesor Zinedine Zidane di Real Madrid

Zinedine Zidane masih memiliki ikatan kontrak dengan Real Madrid hingga Juni 2022. Akan tetapi, pada beberapa bulan terakhir, Zinedine Zidane acap dispekulasikan bakal hengkang dari Real Madrid.

Real Madrid baru saja tersisih dari turnamen Liga Champions. Kegagalan itu membuat manajer asal Prancis itu berada dalam tekanan besar.

Real Madrid masih berkesempatan menyelamatkan musim dengan titel La Liga. Akan tetapi manajemen tim kabarnya mulai membuat pertimbangan terkait melakukan pergantian manajer.

Kalau Zinedine Zidane memang mesti angkat kaki dari klub, siapa yang dapat menggantikannya? Berikut ini daftarnya.

  1. Raul Gonzalez

Raul Gonzalez sekarang ini sedang melatih Real Madrid Castilla. Dirinya sukses membawa klubnya sebagai juara UEFA Youth League pada 2019/ 2020.

Real Madrid Castilla saat ini mempunyai kesempatan buat promosi ke Divisi Segunda pada musim depan. Hal tersebut dikarenakan skuat besutannya tengah duduk di peringkat ke-2 Grup A.

Akan tetapi, Raul dikabarkan sedang dilirik tim Bundesliga Eintracht Frankfurt. Dirinya akan diproyeksikan untuk menggantikan Adi Huetter yang bakal menangani Borussia Moenchengladbach pada musim depan.

  1. Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri sekarang ini sedang tidak mempunyai tim. Juru strategi asal Italia tersebut masih tidak bekerja sesudah hengkang dari Juventus pada tahun 2019 kemarin.

Allegri dulunya melatih Juventus sepanjang 5 tahun. Eks manajer AC Milan tersebut sukses menyumbang 11 trofi sepanjang menjabat di Allianz Stadium.

Dari 11 trofi tersebut, 5 di antaranya termasuk title Serie A Italia. Menariknya, 5 title tersebut dimenangi Massimiliano Allegri di Juventus secara beruntun.

  1. Joachim Low

Joachim Low bakal mengundurkan diri dari peran manajer Tim nasional Jerman sesudah Piala Eropa 2021. Sesudah itu dirinya dapat meneruskan kiprahnya di tingkat klub.

Joachim Low melatih Tim nasional Jerman sejak tahun 2006 lalu. Saat itu, pria berumur 61 tahun itu menggantikan peran Jurgen Klinsmann.

Sepanjang 15 tahun melatih Der Panzer, Joachim Low sudah memberikan pencapaian impresif. Salah satunya ialah title Piala Dunia 2014.

  1. Hansi Flick

Hansi Flick diangkat sebagai manajer Bayern Munich pada November 2019. Dirinya saat itu menggantikan peran Niko Kovac yang dilengserkan.

Dalam waktu singkat, Flick mencatat keberhasilan besar sepanjang melatih Bayern Munchen. Dirinya sudah sukses menyumbang tujuh title termasuk dua titel Bundesliga & satu Liga Champions.

Akan tetapi, kebersamaan Flick bersama Bayern Munchen bakal berakhir dalam waktu dekat. Dirinya telah mengambil keputusan buat hengkang dari klub pada akhir musim.

  1. Imanol Alguacil

Imanol Alguacil sekarang ini berstatus sebagai manajer Real Sociedad. Manajer berumur 49 tahun tersebut telah melatih tim itu sejak tahun 2018.

Sejak memimpin tim, Imanol sudah membimbing Real Sociedad mencatat title Copa del Rey pada musim 2019/ 2020. Mereka menundukkan Athletic Bilbao di final.

Imanol kerap mengusung formasi 4-3-3 sepanjang melatih Real Sociedad. Dirinya juga sukses mengeluarkan kapasitas Martin Odegaard sepanjang dipinjamkan ke tim.

  1. Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino sejatinya baru saja melatih Paris Saint-Germain pada bulan Januari lalu. Dirinya menggantikan peran Thomas Tuchel yang dilengserkan.

Tidak berapa lama, Pochettino sukses mengamankan trofi pertama dalam karir melatihnya. Dirinya berhasil membantu Les Parisien menjadi juara Piala Super Prancis.

Akan tetapi, kelanjutan karir kepelatihan Pochettino sekarang sedang menjadi bahan rumor. Dirinya dikabarkan akan dilengserkan jika Paris Saint-Germain gagal mengamankan juara Ligue 1 Perancis musim ini.

  1. Jurgen Klopp

Jurgen Klopp sudah membimbing Liverpool mengamankan juara Liga Utama Inggris & Liga Champions. Akan tetapi, The Reds sekarang ini tengah mengarungi musim yang suram.

Liverpool telah dinyatakan bakal menutup musim ini tanpa title. Disamping itu, mereka terancam tidak bisa melangkah ke Liga Champions musim depan.

Takdir buruk Liverpool tersebut sudah menimbulkan rumor soal kelanjutan karir kepelatihan Klopp. Pria asal Jerman tersebut bisa saja hengkang dari tim pada akhir musim.

  1. Antonio Conte

Antonio Conte sukses membawa Inter Milan mengamankan juara Serie A Italia pada musim ini. Mereka memutus dominasi Juventus yang selalu menjadi juara sepanjang musim terakhir.

Walaupun demikian, kelanjutan karir kepelatihan Antonio Conte di Giuseppe Meazza tak pasti. Antonio Conte berpotensi besar pindah walaupun masa baktinya masih menyisakan satu tahun.

Inter Milan sekarang ini tengah mengalami krisis keuangan. Kalau Inter Milan tidak mampu menerima permintaan Antonio Conte buat merekrut pemain anyar, sang manajer dikabarkan akan hengkang dari tim.

  1. Ernesto Valverde

Ernesto Valverde dulunya melatih Barcelona. Akan tetapi, dirinya dilengserkan pada Musim dingin 2020 lalu sesudah Barcelona tersisih di babak semi-final Piala Super Spanyol setelah dieliminasi Atletico Madrid.

Sepanjang melatih Barcelona, Valverde bisa menyumbang beberapa title. Dirinya sukses mencatat empat trofi termasuk dua titel La Liga.

Sebelum menjadi pelatih di Barcelona, Valverde juga sempat memenangi Liga Yunani & Piala Yunani di Olympiakos. Dirinya juga berhasil membawa Athletic Bilbao sebagai juara Supercopa de Espana.

  1. Leonardo Jardim

Nama Leonardo Jardim bersinar terang saat melatih AS Monaco. Dirinya sempat membantu tim Prancis itu masuk babak semi-final Liga Champions 2016-2017 & juga mencatat title Ligue 1 Perancis.

Jardim mencatat pencapaian itu dengan berbekal para pemain belia. Salah satunya ialah Kylian Mbappe yang berumur 18 tahun waktu itu.

Manajer asal Portugal tersebut juga sempat mencatat title Liga Yunani & Piala Yunani ketika menjadi pelatih di Olympiakos. Dulunya, dirinya juga mencatat keberhasilan dengan Beira-Mar & Camacha.

Jangan sampai ketinggalan berita bola terbaru lainnya.

Related posts