5 Alasan Mengapa AC Milan Terpuruk di Tahun 2021

  • Whatsapp
5 Alasan Mengapa AC Milan Terpuruk di Tahun 2021

Liga Italia, Hokigol – 5 Alasan Mengapa AC Milan Terpuruk di Tahun 2021. AC Milan tengah ada pada periode yang negatif. Mereka menunjukkan penurunan kinerja yang signifikan pada tahun 2021 ini.

5 Alasan Mengapa AC Milan Terpuruk di Tahun 2021

AC Milan sempat bertengger di puncak klasemen Serie A Italia sepanjang berminggu- minggu. Mereka malahan pernah disebut- sebut untuk menjadi kampiun pada akhir musim.

Akan tetapi, AC Milan sekarang ketinggalan sembilan angka dari Inter Milan. Kesempatan menjadi kampiun juga turut menipis.

AC Milan skuad asuh Stefano Pioli saat ini mulai akrab dengan hasil negatif. Teranyar, mereka kalah 0- 1 dari Manchester United dalam turnamen Liga Europa.

Sehingga, Alessio Romagnoli dan kolega terpaksa angkat koper dari turnamen Eropa. Performa mereka di liga juga tidak impresif.

Pekan kemarin, AC Milan menderita kekalahan dari Napoli dengan kedudukan 0- 1. Hasil negatif di San Siro itu membuat AC Milan semakin ketinggalan dalam memperebutkan Scudetto.

Kemudian, apa yang membuat kinerja AC Milan mengalami penurunan? Berikut ini rangkumannya.

  1. Begitu Tergantung Pada Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic termasuk sosok yang begitu luar biasa. Kedatangan striker berpaspor Swedia itu bisa mendongkrak kinerja AC Milan.

Ibrahimovic telah melesatkan 16 gol dari 22 laga untuk AC Milan pada muism ini. Akan tetapi, I Rossoneri(Merah Hitam) bisa dikatakan begitu tergantung pada serangan Ibrahimovic.

Saat eks pemain Barcelona itu menepi atau tak dalam performa terbaiknya, AC Milan kelihatan kesusahan memperoleh gol. Mereka tak mempunyai pelapis yang sepadan untuk penyerang berumur 39 tahun itu.

  1. Tidak Ada Sumber Gol Lain

Zlatan Ibrahimovic termasuk pencetak gol inti AC Milan. Striker asal Swedia tersebut telah mencatatkan sekian gol untuk AC Milan.

Selain Ibrahimovic, AC Milan tak mempunyai striker yang lain yang mampu melesatkan gol secara teratur. Rafael Leao belum sesuai harapan, sementara Mario Mandzukic mengalami cedera.

Franck Kessie ialah pencetak gol paling banyak kedua AC Milan pada musim ini. Akan tetapi, midfielder asal Pantai Gading tersebut lebih banyak melesatkan gol dari titik putih.

  1. Cedera Pemain

AC Milan juga tak beruntung dengan cedera. Sebagian pemain pilar mereka yang cedera dan terpaksa absen dalam waktu yang tak singkat.

Saat ini terdapat beberapa pemain AC Milan yang masuk kamar pemulihan. Sebut saja Ante Rebic, Mario Mandzukic, Rafael Leao, Alessio Romganoli, Davide Calabria sampai Daniel Maldini.

Zlatan Ibrahimovic dan Hakan Calhanoglu dulunya juga pernah mengalami cedera. Dua pemain tersebut saat ini telah pulih namun masih belum kembali ke kinerja terbaiknya.

  1. Kedalaman Skuad

Keadaan negatif yang dialami oleh AC Milan tidak lepas dari kualitas squad didikan Stefano Pioli. Kedalaman squad yang dipunyai skuat AC Milan bisa dikatakan masih kurang.

AC Milan mendapat banyak cedera pemain sepanjang musim ini. Akan tetapi, AC Milan tak mempunyai banyak pemain pelapis yang sepadan di bangku cadangan.

AC Milan telah merekrut pemain anyar pada musim dingin layaknya Soualiho Meitem, Fikayo Tomori dan Mario Mandzukic untuk menaikkan kekuatan squadnya. Akan tetapi, cuma Tomori yang bermain lumayan apik sejauh ini.

  1. Lini belakang Buruk

Barisan pertahanan AC Milan tengah dalam kinerja yang negatif. AC Milan cuma mencatat satu clean sheet dari 10 laga terakhir di seluruh kompetisi.

Dari 10 laga tersebut, gawang AC Milan juga kebobolan 13 gol. Belakangan ini sorotan mengarah pada Alessio Romagnoli yang bermain negatif dalam beberapa laga.

Buruknya barisan pertahanan memiliki peran krusial kepada nasib malang AC Milan pada tahun ini. Stefano Pioli tentu terpaksa membenahi hal ini.

Jangan sampai ketinggalan berita bola terbaru lainnya.

Related posts